Asal-usul dusun-dusun di Desa Sendangagung, Plaosan, Magetan, Jawa Timur.

 (Disclaimer) Postingan ini diragukan kebenaran/fakta sesungguhnya dan hanya berdasarkan "katanya".

1. Asal-usul Dusun Kramat

Jaman dahulu dicritakan bahwasannya di bawah Kramat (dulu), terdapat hutan belantara yang luas. Suatu pagi, rombongan para wali datang dan menggali hutan belantara tersebut. Nah, hasil dari galian tanah itu, dibuang di sebelah selatan dan membentuk sebuah gundukan tanah yang menjulang tinggi. Gundukan tanah itulah yang menjadi asal muasal dusun kramat.

                                                                                                               Source: Ibu Rizal

2. Asal-usul Dusun Sengon

Pada zaman dahulu kala, ada seorang putri yang cantik jelita bernama Putri Kemuning. Ia tinggal di suatu wilayah yang kini dinamakan Dusun Muning. Suatu ketika datanglah seorang laki-laki bernama Rendra Kusuma. Sang putri dan laki-laki itupun sering bertemu karena memang waktu itu belum banyak orang yang menetap di daerah tersebut. Jatuh cinta pun tak dapat terelakan, karena sering bertemu sang putri dan Rendra Kusuma pun saling jatuh cinta.

Akhirnya mereka menikah dan dikaruniai 3 orang anak, 2 anak perempuan dan 1 anak laki-laki yang bernama Nyai Sapuangin, Dengkek Urik dan Jetu Kusuma. Keluarga inipun bergantung pada sumber mata air yang ada di daerah itu. Airnya sangat  banyak dan tempatnya luas (kelak dinamakan Desa Sendangagung).

Pada suatu malam, Rendra Kusuma bermimpi didatangi seseorang yang ia percayai sebagai seorang dewa yang memerintahkan ia untuk membuat telaga di sumber mata air itu. Namun, sang dewa berpesan bahwasannya ada pantangan dalam pembuatan telaga tersebut, yakni tidak boleh menyapu disekitaran wilayah penggalian telaga selama 7 hari 7 malam. Hari pertama sampai keenam berjalan dengan lancar dan aman, namun semua berubah ketika hari ketujuh. Pada hari ketujuh itu, Nyai Sapuangin lupa akan pantangan tersebut. Suara gemuruh pun terdengar dari tempat penggalian telaga. Tanggul disebelah timur jebol dan air yang semula penuh tiba-tiba surut dan mengering. Rendra Kusuma pun melihat reruntuhan telaga yang sudah hancur kemudian melihat sebuah pohon yang tumbuh didasar reruntuhan telaga. Rendra Kusuma yang penasaran itupun mendekat dan melihat pohon apakah itu. Ternyata yang tumbuh ialah Pohon Sengon. Maka dari itu dusun inipun dinamakan Dusun Sengon.

                                                                                               Source: Pak RTnya Chandra (Pak Supar)

3. Asal-usul Dusun Jiwir

Dahulu kala di suatu tempat banyak sekali bunga Jiwir yang tumbuh dengan subur. Maka dari itu, tempat tersebut dinamakan Dusun Jiwir.
                                                                                               Source: Ayah Karen


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Summary of "The Origins of Language Curicculum Devolopment"

FILSAFAT ILMU "NEOPLATONISME"